Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019

Python Dasar: 3. Praktek Mengenal Pencabangan pada Python

Memutuskan apakah Polonium perlu ditambahkan Mari kita ketik ulang kode :  jumlah_asal= 10 ; waktu_paruh= 140 ; waktu= 250 ; jumlah_sisa=jumlah_asal* 0.5 **(waktu/waktu_paruh) print( 'jumlah sisa =' ,jumlah_sisa)  Misalkan bila jumlah sisa Polonium kurang dari 2 gram atau waktu sudah lebih dari 260 hari, maka kita akan menambahkan 10 gram Polonium lagi, bila jumlah masih lebih atau sama dengan 2 gram maka tidak ada tindakan apa-apa. Berarti kita perlu mempelajari pengambilan keputusan dalam Python.  Membuat keputusan  Mayoritas kita dalam kehidupan sehari-hari harus membuat keputusan dari beberapa pilihan yang tersedia. Misalnya “apakah besok hujan?. Apabila hujan maka saya akan membawa payung”.  besok= "hujan"  if besok== 'hujan' :  print( 'saya akan membawa payung.' )  catatan: Simbol == digunakan sebagai operator logika untuk membandingkan dua kondisi.  cobalah perintah dibawah:  besok== 'cerah'  ...

Python Dasar: 2. Praktek Mengenal Variabel pada Python

Praktek Menghitung Peluruhan Unsur Radioaktif Peluruhan unsur radioaktif Polonium mempunyai waktu paruh 140 hari, yang berarti jumlah Polonium akan menjadi separuh jumlah semula setelah 140 hari. Apabila hari pertama jumlah semula Polonium 10 gram, hitung jumlah sisa Polonium setelah 250 hari. Variabel yang telah diketahui bisa dituliskan : waktu paruh = 140 hari jumlah asal = 10 gram waktu proses= 250 hari dalam python: jumlah_asal= 10 ;waktu_paruh= 140 ;waktu= 250 ; catatan: Beberapa baris kode bisa ditulis dalam satu baris dengan dipisahkan titik koma (;) seperti contoh diatas. Jumlah sisa bisa dirumuskan:  jumlah_sisa = jumlah_asal x (0,5 (waktu/waktu_paruh) ) jumlah_sisa=jumlah_asal* 0.5 **(waktu/waktu_paruh)   * adalah simbol perkalian pada Python, ** adalah simbol pemangkatan. catatan: Python bersifat case-sensitive, sehingga waktu, Waktu, maupun WAKTU adalah variabel yang berbeda menurut Python. jumlah_sisa Perintah diatas menampilkan nilai var...

Python Dasar : 1. Kenapa Python?

Kenapa Python? Komunitas yang besar Cross-platform (Windows, Linux/UNIX, Macintosh) Cocok untuk pemrograman pada superkomputer maupun smartphone Cocok untuk aplikasi yang rumit dan besar maupun aplikasi yang kecil dan prototype Beragam pilihan GUI dan library GRATIS Keunggulan Sangat mudah digunakan Python sering digunakan dalam pembuatan prototype karena kemudahannya. Menjadi ahli python perlu waktu dan usaha, tetapi python dasar bisa dipelajari dengan cepat oleh pemula. Koding lebih ringkas dan cepat Python cenderung lebih ringkas dalam penulisan kode daripada bahasa pemrograman lain. Misalkan kita ingin menukar nilai variabel A dengan nilai variabel B, maka diperlukan 3 baris kode dan satu variabel tambahan sebagai penampungan sementara selain variabel A dan B. Contoh saat kita menggunakan java: int sementara=A; A=B; B=sementara;  Bandingkan dengan kode python berikut:   A, B = B,A Kode lebih mudah dibaca  Python mengharuskan penggunaa...