Memutuskan apakah Polonium perlu ditambahkan
Mari kita ketik ulang kode :
Mari kita ketik ulang kode :
jumlah_asal=10;
waktu_paruh=140;
waktu=250;
jumlah_sisa=jumlah_asal*0.5**(waktu/waktu_paruh)
print('jumlah sisa =',jumlah_sisa)
waktu_paruh=140;
waktu=250;
jumlah_sisa=jumlah_asal*0.5**(waktu/waktu_paruh)
print('jumlah sisa =',jumlah_sisa)
Misalkan bila jumlah sisa Polonium kurang dari 2 gram atau waktu sudah lebih dari 260 hari,
maka kita akan menambahkan 10 gram Polonium lagi,
bila jumlah masih lebih atau sama dengan 2 gram maka tidak ada tindakan apa-apa.
Berarti kita perlu mempelajari pengambilan keputusan dalam Python.
maka kita akan menambahkan 10 gram Polonium lagi,
bila jumlah masih lebih atau sama dengan 2 gram maka tidak ada tindakan apa-apa.
Berarti kita perlu mempelajari pengambilan keputusan dalam Python.
Membuat keputusan
Mayoritas kita dalam kehidupan sehari-hari harus membuat keputusan dari beberapa pilihan
yang tersedia. Misalnya “apakah besok hujan?. Apabila hujan maka saya akan membawa
payung”.
yang tersedia. Misalnya “apakah besok hujan?. Apabila hujan maka saya akan membawa
payung”.
besok="hujan"
if besok=='hujan':
print('saya akan membawa payung.')
catatan: Simbol == digunakan sebagai operator logika untuk membandingkan dua kondisi.
cobalah perintah dibawah:
besok=='cerah'
perhatikan hasil yang dimunculkan Python.
kita sampai pada pengenalan tipe data angka keempat yaitu Boolean.
Boolean hanya mengenal dua keadaan yaitu benar (True) dan salah (False). Mari kita ketik
variabel baru:
variabel baru:
hari_ini='cerah'
apakah hasil dari ...
besok==hari_ini
bagaimana dengan ...
len(besok)==len(hari_ini)
keyword: len(argumen) perintah untuk mendapatkan jumlah karakter suatu argumen.
Operator logika pada python adalah:
simbol arti
== sama dengan
!= tidak sama dengan
< kurang dari
> lebih dari
simbol arti
== sama dengan
!= tidak sama dengan
< kurang dari
> lebih dari
Perbandingan hanya bisa dilakukan untuk dua kondisi. Apabila lebih dari dua kondisi yang
harus diperbandingkan, maka kita melakukan perbandingan bertingkat dengan bantuan
operator or (atau) dan and (dan). Coba ketikkan beberapa perintah berikut:
harus diperbandingkan, maka kita melakukan perbandingan bertingkat dengan bantuan
operator or (atau) dan and (dan). Coba ketikkan beberapa perintah berikut:
(besok==hari_ini) or (len(besok)==len(hari_ini))
bandingkan:
(besok==hari_ini) and (len(besok)==len(hari_ini))
Hasil operasi argumen_1 dan argumen_2 oleh kedua operator logika sebagai berikut:
argumen_1 argumen_2 or and
True True True True
True False True False
False True False False
False False False False
Pencabangan
Beberapa kali dalam contoh diatas kita menggunakan perintah pencabangan if. Ada beberapa
jenis pencabangan, yaitu:
jenis pencabangan, yaitu:
1. Satu cabang
keyword: if(kondisi) :
pekerjaan
perintah pencabangan apabila suatu kondisi tercapai (True), maka lakukan pekerjaan.
Dalam hal ini kondisi adalah nilai Boolean yang didapatkan dari suatu ekspresi untuk
menentukan pekerjaan mana yang dikerjakan. Pada contoh Polonium diatas kita bisa
mengetikkan:
menentukan pekerjaan mana yang dikerjakan. Pada contoh Polonium diatas kita bisa
mengetikkan:
if (jumlah_sisa<2) or (waktu >260):
jumlah_sisa=jumlah_sisa+10
berapakah jumlah_sisa sekarang?
coba rubah waktu menjadi 270 hari. Bagaimana hasilnya?:
waktu=270 if (jumlah_sisa<2) or (waktu >260):
jumlah_sisa=jumlah_sisa+10 print(jumlah_sisa)
Pada kasus Polonium kita hanya melakukan penambahan bila kondisi tercapai (True), bila tidak
maka kita tidak melakukan apa-apa.
maka kita tidak melakukan apa-apa.
2. Dua cabang
Kita bisa meminta Python melakukan pekerjaan lain apabila kondisi tidak tercapai(False), hal ini dinamakan pencabangan dua cabang. Misalkan apabila Polonium belum
dibawah 2 gram atau waktu diatas 260 hari, maka kita bisa menyuruh komputer
menyampaikan pesan bahwa kondisi yang diminta belum tercapai. Ketik kode berikut:
jumlah_asal=10; waktu_paruh=140;
waktu=input('Sekarang hari keberapa?')
waktu=input('Sekarang hari keberapa?')
jumlah_sisa=jumlah_asal*0.5**(waktu/waktu_paruh)
print('jumlah sisa =',jumlah_sisa)
print('jumlah sisa =',jumlah_sisa)
if (jumlah_sisa<2) or (waktu >260):
jumlah_sisa=jumlah_sisa+10 else:
print('kondisi yang diminta belum tercapai')
print(jumlah_sisa)
keyword: if (kondisi) :
pekerjaan else:
pekerjaan_lain
perintah pencabangan apabila suatu kondisi tercapai (True), maka lakukan pekerjaan.
Selain kondisi itu lakukan pekerjaan_lain.
Selain kondisi itu lakukan pekerjaan_lain.
3. Banyak cabang
Untuk pencabangan yang lebih dari dua kita gunakan kata kunci elif sebagai bentuk ringkaselse if.
keyword: if (kondisi_1) :
pekerjaan_1 elif (kondisi_2):
pekerjaan_2 elif (kondisi_3):
pekerjaan_3
dst else: pekerjaan_terakhir
perintah pencabangan apabila kondisi_1 tercapai (True), maka lakukan pekerjaan_1, selain
kondisi itu apabila kondisi_2 tercapai (True) lakukan pekerjaan_2, dan seterusnya sampai
terakhir semua kondisi tidak terpenuhi maka pekerjaan_terakhir yang dilakukan.
kondisi itu apabila kondisi_2 tercapai (True) lakukan pekerjaan_2, dan seterusnya sampai
terakhir semua kondisi tidak terpenuhi maka pekerjaan_terakhir yang dilakukan.
Komentar
Posting Komentar