Langsung ke konten utama

Python Dasar: 2. Praktek Mengenal Variabel pada Python

Praktek Menghitung Peluruhan Unsur Radioaktif

Peluruhan unsur radioaktif Polonium mempunyai waktu paruh 140 hari, yang berarti jumlah Polonium akan menjadi separuh jumlah semula setelah 140 hari. Apabila hari pertama jumlah semula Polonium 10 gram, hitung jumlah sisa Polonium setelah 250 hari.

Variabel yang telah diketahui bisa dituliskan :

waktu paruh = 140 hari
jumlah asal = 10 gram
waktu proses= 250 hari

dalam python:
jumlah_asal=10;waktu_paruh=140;waktu=250;


catatan: Beberapa baris kode bisa ditulis dalam satu baris dengan dipisahkan titik koma (;) seperti contoh diatas.

Jumlah sisa bisa dirumuskan: jumlah_sisa = jumlah_asal x (0,5 (waktu/waktu_paruh))

jumlah_sisa=jumlah_asal*0.5**(waktu/waktu_paruh)   * adalah simbol perkalian pada Python, ** adalah simbol pemangkatan.

catatan: Python bersifat case-sensitive, sehingga waktu, Waktu, maupun WAKTU adalah variabel yang berbeda menurut Python.

jumlah_sisa

Perintah diatas menampilkan nilai variabel jumlah_sisa.

Mengenal tipe data string 

 Kumpulan karakter baik yang bisa diketikkan pada keyboard maupun tidak bisa dimasukkan sebagai string.
print("jumlah sisa =")

 keyword: print(argumen)
perintah untuk menampilkan argumen pada layar

catatan: Argumen diapit tanda petik bila berupa teks / string. Argumen berupa Angka dan variabel tidak diapit tanda petik.

tanda petik satu (’), dua (“), maupun tiga (“‘) sama-sama bisa digunakan sebagai pengapit tipe data string.

 contoh menampilkan angka pada layar
 print(2)
 contoh menampilkan nilai variabel pada layar
 print(jumlah_sisa)

 Berapa gram jumlah Polonium yang tersisa? Kita bisa menampilkan teks/string dan angka/variabel secara bersama-sama, yaitu:

 print('jumlah sisa =',jumlah_sisa)

 Mengenal tipe data angka 

 Tipe data angka pada Python ada 4 (empat), yaitu:

  1.  Integer misal 1, –3, 42, 355, 888888888888888, –7777777777 
  2. Float misal 3.0, 31e12, –6e-4 
  3. Bilangan kompleks misal 3 + 2j, –4- 2j, 4.2 + 6.3j 
  4. Boolean yaitu True atau False 

 Ketikkan operasi matematika berikut:
 x = 5 + 6 - 3 * 2
 variabel x adalah hasil operasi 4 angka bertipe integer, untuk mengetahui tipe data variabel x ketik:
 type(x)
 hasilnya x bertipe integer
 keyword: type(argumen)

perintah untuk menampilkan tipe data suatu argumen
y=x / 2
variabel x dan angka 2 adalah integer, hasilnya y bertipe float.

 z=x // 2

 variabel x dan angka 2 adalah integer, hasilnya z bertipe integer.

x = 5.0 + 6 - 3 * 2

variabel x adalah hasil operasi 3 angka bertipe integer dan 1 angka bertipe float, hasilnya x bertipe float 

x=round(x)

 hasilnya x bertipe integer hasil pembulatan.

 keyword: round(argumen) perintah untuk melakukan pembulatan ke integer terdekat suatu argumen. sekarang apa tipe data x hasil operasi dibawah?

x=float(x) 
x=y+z 
x=y**z 

x=x**z 
 untuk tipe data angka bilangan kompleks dan Boolean akan dibahas nanti.

 Mengenal variabel

 Kita sudah membahas variabel beberapa kali diatas, penamaan variabel perlu diperhatikan:

  • Wajib selalui dimulai oleh huruf 
  • Karakter selanjutnya bisa menggunakan seluruh huruf dan angka 
  • Simbol selain huruf dan angka yang bisa digunakan hanyalah underscore ( _ ), gunakan untuk menggantikan spasi pada nama variabel 
  • Case sensitive 
  • Hindari menggunakan kata kunci , misal “print”. 


 mari kita melakukan beberapa operasi pada variabel. Ketikkan inisiasi variabel berikut:
nama_barang="teh"
harga=1000
jumlah=2
rasa_1="manis"
rasa_2="tawar"

 apa hasil perintah berikut?
 harga+jumlah 

harga*jumlah 

nama_barang+rasa_1 


coba modifikasi sedikit perintah diatas

nama_barang+' '+rasa_2

 apa yang terjadi pada operasi berikut?

 harga+nama_barang

 ketikkan dan lihat hasilnya
 'harga '+harga 

 mari kita rubah sedikit:
 'harga '+str(harga)
 apa perbedaannya dengan perintah sebelumnya?
 keyword: str(argumen) perintah untuk mengkonversi tipe data argumen menjadi string.

Komentar